Cipayung plus (GMNI , HMI , PMKRI dan Solmadamar) melakukan demontrasi didepan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada saat pelantikan anggota dewan yang terpilih. awal mula mahasiswa hanya menyampaikan orasi-orasi namun polisi (shabara) dengan spontan menyerang dan memukul mahasiswa yang sedang orasi. seketika, itu mahasiswa kalang kabut menyelamatkan diri, tanpa disangka Ketua GMNI dan HMI menjadi sasaran utama para polisi sehingga mereka mengalami luka parah dan masuk IGD RSUD dr. Soedarso untuk diobati agar cedera tidak semakin parah. tanggal 29 september 2014 merupakan aksi berdarah mahasiswa kalimantan barat.
By: Bung Marsum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar