Semasa memimpin Indonesia
presiden soekarno berulangkali mengajakran pentingnya membangun bangsa yang
setara dalam keberagaman namun seiring berahirnya orde lama sejumlah gagasan
dan peran soekarno sempat di samarkan tempat kelahiran Bung Karno sampai Muncul
Dua Versi Blitar dan Surabaya, Jawa
Timur.
Oleh Ivan Sentosa
Tidak hanya tentang soekarno
pengelapan sejarah juga di lakukan terhadap sejumlah teman seperjuangan
soekrano hal ini antara lain terliaht dari hilang nya nama empat rekan soekarno
di badan penyelidik usaha persiapan
kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Yakni Liem Koen, Hian Oey Tiang, Tjoei Oei. Tjong
Hauw dan Tan Eng Hoa nama empat orang itu taka da dalam buku sejarah nasional
sejak 1977.
Sejarawan dari yayasan nation
Bulding didi kwartanada mengatakan pada orde lama empat tokoh tionghoa tersebut
ada dalam buku sejarah nasional setelah 1977 nama empat tokokh tionghoa
tersebut hilang dan justru bertambah ada tokoh arab dan satu tokoh indo eropa
PF Dahler padahal aslinya di BPUPKI Hanya AR Baswedan mewakili golongan
peranakan arabdan satu tokoh indo eropa PF Dahler mewakili golongan peranakan
eropa da nada empat orang tionghoa mewakili kelompok peranakan dan totok “ kata
didi.
Padahal tokoh seperti liem Koen
Hian berdiskusi mendalam dengan soekano soal dasar Negara dalam rapat BPUPKI
liem Koen Hian JUga sudah mengusulkan kebebesan pers namun ususlan tersebut
tidak di akomodasi lebih lanjut bisadi bilang Liem Koen Hian Itu Bapak
Kebebasan Per Ujar didi.
Pada edisi selanjutnya buku
sejarah nasional Indonesia pasca 1998 empat tokoh tionghoa dalam BPUPKI Itu
masih hilang sejarawan daradji asal pura mangkunegera Surakarta yang menulis
buku geger
cinan menuturkan keberadaan
lascar koalisi melawan VOC Pada tahun 1740-1743 juga hilang dari buku sejarah
nasional yang terbit pada masa orde baru padahal kisah perjuangan bersama
masyrakat jawa dan tionghoa itu masih ada di buku sejarah nasional yang terbit
pada 1963 panglima tionghoa kapitan sepanjang yang memimpin pasukan koalisi
jawa tionghoa hilang dari sejarah padahal teman seperjuangan yaitu pangeran
mangkubumi dan raden mas said alais pangeran sumbernyowo jadi pahlawan
Indonesia kata daradjadi.
Dikaburkan
Tidak hanya ingatan terkait
kebersaman dan keberagaman dalam perjalanan sejarah nusantara hingga masa awal
republic Indonesia kiprah dan sumbangsih soekarno juga sempat di kaburkan
bahkan sempat ada upaya menggantikan peran soekarno penggali pancasila dengan
menyebut Muhamad yamin sebagai sosok yang pertama mengemukan konsep
pancasila,itu upaya pemutarbalikan fakta
yang vulgar. Ujar sejarawan Bonnie Triyana
Sejarawan dari lembaga ilmu
pengetahuan Asvi Warman Adam Mencatat Pada masa orde baru juga sempat muncul
dua aline tambahan di buku bung karno peyambung lidah rakyat Indonesia karya
Cindy
Adam s
Dua aline ayang ada dalam buku
Bung Karno peyambung lidah rakyat Indonesia yang di cetak berkali kali semasa
orde baru itu di duga ingin bermaksud membenturkan soekarno hatta dan syahrir
Alinea tersebut adalah “ tidak
adanya yang berteriak kami menhendaki bung hatta aku tidak memerlukan nya sama
seperti aku tidak memerlukan syahrir yang menolak untuk memperlihtakan diri
saat pembacaan proklamasi sebenarnya kau dapat melakukan nya seorang diri dan
memang aku melakaukan nya seorang diri di dalam dua hari yang memecahkan urat
syaraf itu maka peranan hatta dalam sejarah tidak ada”
Alinia sisispan berikutnya adalah “ peranan yang tersendiri selama masa
perjuangan kami tidak ada hanya soekranolah yang tetap emdorong kedepan aku
memerlukan orang yang dinamakan pemimpin ini karena satu pertimbangan aku
memerlukan nya oleh karena aku jawa dan dia orang Sumatra dan di hari hari yang
demikian itu aku memerluakn seseorang dari Sumatra dia adalah jalan yang paling
baik untuk menjamin sokongan dari rakyat pulau yang nomor dua terbesar di
Indonesia
Menurut asvi dua lainea di atas
tidak ada dalam naskah di buku Bung
Karno penyambung lidah rakyat Indonesia
yang terbit dalam bahasa inggris
Terkait perawatan kesehatan yang di
nimati presiden soekarno Asvi Warman mencatat seorang dokter yang merawat
sokarno di hari hari terahirnya sebagai tahan rumah adalah seorang dokter hewan
urine sokekrano juga di tenggarai juga di periksa di laboratorium kedokteran
hewan intitute pertanian bogor
Ada surat pangdan sliwangi Mayjen
HR Darsono yang melarang untuk warga jawa barat untuk megunjungi atau di
kunjungi soekrano, ujar asvi
Hal teragis lain nya soekarno
ternyata tidak sanggup membayar biaya perawatan giginya di hari hari terhair hidup
nya dokter gigi Oei Hong Kian berulang kali merawat soekarno secara suka rela
terkdang saat di rawat Oei Hong Kian putra putri soekarno secar sembunyi
sembunyi mengunjungi ayah mereka
Bonnie triyana mengingatkan orde
baru cendrung kepetingan untuk menuliskan sejarah berdasarkan penafsiran
sendiri terlebih menyangkut masa transisi dari orde lama ke orde baru kini hal
seperti itu jangan terulang lagi. Sumber Koran kompas 20 juni 2015


